Home News Pergantian Komunikasi Istana dan Tantangan Strategi Digital di Era Algoritma
News

Pergantian Komunikasi Istana dan Tantangan Strategi Digital di Era Algoritma

Share
Share

Tapi di lapangan, informasi justru lebih dulu menyebar lewat grup WhatsApp, komunitas lokal, atau akun-akun mikro-influencer yang dekat dengan masyarakat.

Artinya, pusat narasi bukan lagi di Jakarta atau kantor-kantor besar, tapi tersebar di pelosok, di desa-desa, bahkan di warung kopi.

Agus menyarankan agar pemerintah mulai membangun jaringan komunikasi paralel yang bisa merespons cepat, bukan hanya mengandalkan siaran pers formal.

Perlu ada satuan tugas digital yang gesit, paham budaya daring, dan mampu berbicara dalam bahasa yang nyambung dengan publik.

Transformasi ini bukan opsional lagi — kalau tidak dilakukan, risiko kehilangan kendali atas opini publik akan terus menghantui.

Di tahun 2026, ketika platform digital semakin mendominasi cara orang berpikir dan bersikap, pemerintah tak bisa lagi main-main dengan waktu.

Kepercayaan publik dibangun bukan hanya dari kebenaran informasi, tapi juga dari seberapa cepat dan relevan suara resmi itu hadir.

BACA JUGA :  Penangkapan Hacker “Bjorka”: Fakta, Kronologi, dan Dampaknya
Share

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    News

    Ambisi PLTS 100 Gigawatt: Jalan Cepat Indonesia Tinggalkan Diesel

    Percepatan PLTS 100 gigawatt bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bagian dari...

    News

    Ketika Perang Timur Tengah Buka Mata Barat soal Ketergantungan pada Tiongkok di Sektor Energi Bersih

    Jadi saat Barat sibuk mengejar target nol emisi, mereka sebenarnya sedang memperkuat...

    News

    Harga Minyakita Naik Meski Stok Nasional Aman, Ini Penyebabnya Menurut Pemerintah

    Kondisi ini justru memperparah ketimpangan pasokan di pasar yang seharusnya jadi target...

    News

    KPK Selidiki Dugaan Suap di Balik Maraknya Rokok Ilegal dan Celah Pengawasan Cukai

    Skema yang melibatkan kolusi antarpihak ini membuka celah besar bagi pelarian pajak...