Eventbogor.com –

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengajak seluruh masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik saat pendistribusian daging kurban pada Iduladha 2026.

Upaya ini menjadi bagian dari gerakan pengurangan sampah plastik sekali pakai yang terus digalakkan oleh Pemerintah Kota Bogor.

Sebagai solusi ramah lingkungan, warga diminta menggunakan besek atau wadah dari bahan alami seperti daun kelapa atau bambu dalam pembagian daging kurban.

Langkah ini sejalan dengan program [Masukkan Keyword Utama] yang fokus pada pengelolaan sampah berkelanjutan dan edukasi lingkungan di tingkat komunitas.

Dedie menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pengurus masjid, dan panitia kurban dalam menerapkan praktik distribusi yang lebih hijau.

Penggunaan besek tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bernilai budaya karena merupakan warisan tradisional masyarakat Jawa Barat.

Beberapa masjid di Bogor telah mulai mengadopsi inisiatif ini sejak Iduladha tahun lalu dengan respons positif dari jamaah.

Pemerintah Kota Bogor juga menyediakan panduan edukatif bagi panitia kurban mengenai cara membuat dan membersihkan besek secara higienis.

Upaya ini diharapkan dapat menekan volume sampah plastik yang kerap meningkat selama periode perayaan keagamaan.

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, lebih dari 30 ton sampah plastik tercatat selama Iduladha 2025 di area pemukiman dan tempat ibadah.

Perubahan kebiasaan ini menjadi bagian dari transformasi perilaku masyarakat menuju gaya hidup berkelanjutan.

BACA JUGA :  Puisi Hari Kartini 2026 yang Singkat tapi Menyentuh Hati

Kampanye pengurangan plastik juga didukung oleh komunitas lingkungan dan pelajar di Kota Bogor melalui aksi sosialisasi di sekolah dan lingkungan RT.

Wali Kota berharap gerakan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola limbah selama momen keagamaan.

Penggunaan wadah ramah lingkungan diharapkan menjadi kebiasaan tetap, bukan hanya saat Iduladha, melainkan dalam aktivitas sehari-hari.

Pemerintah Kota Bogor akan terus memantau efektivitas program [Masukkan Keyword Utama] dan mengevaluasi dampaknya terhadap pengurangan sampah perkotaan.