Eventbogor.com – Kisah memotivasi datang dari Novi, seorang anak berusia muda asal Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang sempat viral di media sosial karena tekadnya membantu perekonomian keluarga dengan menjadi pengamen di jalanan.

Keberaniannya menarik perhatian publik dan mendapat respons cepat dari Bupati Bogor, yang kemudian memberikan dukungan nyata dalam bentuk akses pendidikan berkelanjutan serta bantuan modal usaha untuk keluarganya.

Dukungan ini menjadi bagian dari program pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan sosial dan memberikan kesempatan yang adil bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Novi dikenal aktif membantu orang tuanya yang bekerja sebagai penjual keliling, sambil tetap berusaha mengenyam pendidikan formal di tingkat dasar.

Bupati Bogor menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya ingin menghentikan anak-anak bekerja di jalanan, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang melalui penguatan ekonomi keluarga dan pendidikan berkualitas.

Kami ingin setiap anak di Bogor memiliki kesempatan tumbuh dengan aman dan terdidik, ujar Bupati Bogor dalam keterangan resmi.

Dukungan pendidikan yang diberikan mencakup fasilitas beasiswa, perlengkapan sekolah, serta pendampingan dari dinas terkait agar Novi dapat fokus belajar tanpa tekanan ekonomi.

Sementara itu, bantuan modal usaha diberikan kepada orang tua Novi agar mereka memiliki alternatif penghasilan yang lebih stabil dan layak.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya Pemkab Bogor dalam mencapai target peningkatan indeks pembangunan manusia, terutama di sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Dorong Pengembangan Sektor Perikanan dan Peternakan di 6 Kecamatan

Kasus Novi menjadi pengingat bahwa masih ada anak-anak di tengah masyarakat yang terpaksa bekerja untuk membantu keluarga, meski di usia yang seharusnya menikmati pendidikan dan masa kecil.

Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peka terhadap kondisi sosial di sekitar dan melaporkan kasus serupa agar bisa ditangani secara cepat dan tepat.

Dinas Sosial Kabupaten Bogor juga telah melakukan pendataan terhadap keluarga rentan, termasuk anak-anak yang terlibat dalam pekerjaan informal di jalanan.

Program pemberdayaan keluarga miskin terus diperluas, termasuk pelatihan keterampilan dan akses ke kredit usaha mikro.

Kisah Novi menjadi simbol harapan bahwa dengan intervensi tepat, perubahan positif dapat terjadi bahkan dari kondisi yang paling sulit sekalipun.

Pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi antara instansi terkait, lembaga sosial, dan masyarakat untuk mencegah eksploitasi anak dan memastikan hak-hak dasar anak terpenuhi.

Hingga tahun 2026, Pemkab Bogor berkomitmen untuk menurunkan angka anak yang bekerja di jalanan melalui pendekatan holistik dan berkelanjutan.

Dukungan terhadap Novi diharapkan bisa menjadi contoh nyata keberhasilan kebijakan sosial yang responsif dan berbasis komunitas.

Masyarakat diimbau untuk tidak hanya merespons viralitas, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam menangani akar permasalahan kemiskinan dan ketimpangan pendidikan.

Kisah ini membuktikan bahwa viral di media sosial bisa berubah menjadi aksi nyata jika direspons dengan cepat dan penuh empati.

BACA JUGA :  Rekomendasi Lagu untuk Menemani Hari yang Mendung di Kota Bogor

Novi kini kembali fokus ke sekolah dan mulai menjalani kehidupan layaknya anak seusianya, dengan harapan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang.