Eventbogor.com – Safari Literasi di Sumedang menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya baca dan literasi digital di era modern.

Program ini mengusung kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku industri, media, dan masyarakat sebagai fondasi utama pengembangan literasi nasional.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya menyeluruh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan indeks literasi di wilayahnya, termasuk di daerah pedesaan dan terpencil.

Literasi bukan lagi sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan mencakup literasi digital, finansial, dan budaya yang relevan dengan tantangan abad ke-21.

Safari Literasi di Sumedang menjadi contoh nyata bagaimana integrasi pendekatan multidimensi dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengakses informasi secara kritis dan bertanggung jawab.

Kolaborasi pentahelix dinilai efektif karena memungkinkan setiap pemangku kepentingan berkontribusi sesuai kapasitasnya.

Perpustakaan daerah berperan sebagai pusat akses, perguruan tinggi menyediakan pendampingan edukatif, sementara sektor swasta dapat mendukung dari sisi teknologi dan infrastruktur.

Pemerintah daerah Sumedang menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari agenda pembangunan jangka panjang.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menyaring informasi dan menggunakan pengetahuan untuk pengembangan diri dan komunitas,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumedang.

Salah satu program unggulan dalam safari ini adalah pelatihan literasi digital bagi pelajar dan guru, yang mencakup penggunaan platform belajar online, deteksi hoaks, dan etika bermedia sosial.

BACA JUGA :  Uya Kuya Ambil Langkah Hukum dan Sayembara Publik untuk Bongkar Hoaks 750 Dapur MBG

Program ini juga menyasar kelompok rentan seperti perempuan, penyandang disabilitas, dan masyarakat adat agar tidak tertinggal dalam akses informasi.

Eventbogor.com – Penguatan literasi melalui pendekatan inklusif dan kolaboratif menjadi kunci dalam menyiapkan masyarakat yang tangguh di tengah arus informasi yang masif.

Ke depan, Safari Literasi direncanakan berkelanjutan dan merata di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, termasuk Bogor, Depok, dan Bekasi.

Targetnya, pada tahun 2026, indeks literasi provinsi mencapai 85 persen, sesuai dengan target RPJMN dan RPJPD Jawa Barat.

Eventbogor.com – Dengan mengintegrasikan [Masukkan Keyword Utama] sejak dini, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan sumber daya digital secara efektif dan produktif.

Program ini juga mendorong pemanfaatan konten lokal dalam bentuk buku digital, podcast, dan video edukatif berbasis kearifan lokal Sumedang.

Pelibatan komunitas literasi dan relawan membantu memperluas jangkauan kegiatan hingga ke pelosok desa.

Eventbogor.com – [Masukkan Keyword Utama] menjadi fokus utama dalam setiap sesi pelatihan dan kampanye literasi yang digelar selama safari.

Upaya ini sejalan dengan gerakan nasional “Indonesia Membaca” yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Dengan pendekatan berkelanjutan dan partisipatif, Safari Literasi di Sumedang diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam membangun ekosistem literasi yang kuat.

Eventbogor.com – Masyarakat diajak untuk turut serta dalam program ini melalui partisipasi aktif di berbagai kegiatan literasi yang tersedia secara gratis.

BACA JUGA :  7 Motor Listrik dengan Sistem Swap Baterai dan Garansi Panjang untuk Penggunaan Harian 2026