Eventbogor.com – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, meninjau langsung lokasi jembatan yang ambruk di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, pada Kamis (16/4/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons cepat Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap bencana yang terjadi akibat luapan Sungai Citempuhan pasca curah hujan tinggi.

Kunjungan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, perwakilan dinas terkait, Camat Rumpin, Danramil, serta Kepala Desa Gobang.

Jembatan ambruk di Desa Gobang menjadi perhatian serius karena merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan roda perekonomian desa.

Wabup yang akrab disapa Jaro Ade ini menekankan pentingnya penanganan darurat dan percepatan perencanaan pembangunan kembali jembatan.

Ia menyampaikan bahwa langkah tersebut diambil berdasarkan pembagian tugas bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto, untuk menangani bencana secara efektif.

Jaro Ade mengunggah kunjungannya melalui akun Instagram resmi @jaro_ade sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Menurutnya, curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Citempuhan meluap pada dini hari 4 April 2026.

Luapan air mengakibatkan kerusakan rumah warga, fasilitas pendidikan seperti TK dan PAUD, serta ambruknya jembatan penghubung Desa Gobang–Rabak.

Kondisi ini membuat akses warga terputus dan mengganggu aktivitas ekonomi serta sosial di wilayah tersebut.

Jaro Ade menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga Desa Gobang dan sekitarnya.

Ia mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk sementara waktu tidak menempati rumah demi keselamatan bersama.

BACA JUGA :  KNPI Cigudeg Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Bogor

“Kami Pemerintah Kabupaten Bogor turut prihatin atas musibah ini,” ujar Jaro Ade dalam keterangannya.

“Kami mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk sementara tidak menempati rumahnya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian langsung.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir dan kerusakan infrastruktur.

Jaro Ade menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir dan memberikan solusi terbaik bagi masyarakat.

Upaya penanganan darurat akan dilanjutkan dengan perencanaan pembangunan kembali jembatan secara permanen.

Langkah ini bertujuan agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal dalam waktu dekat.

Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak seluruh warga untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana susulan.

Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, diperlukan kesiapsiagaan ekstra.

Monitoring kondisi lingkungan dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk meminimalkan risiko.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana dan perencanaan infrastruktur yang tangguh di wilayah rawan bencana.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur menghadapi perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

Penanganan kasus jembatan ambruk di Desa Gobang menjadi prioritas utama dalam agenda pemulihan pascabencana tahun 2026.