EventBogor.com – Suara azan berkumandang, mentari menyinari Masjid Jami Baiturrahman di Cileungsi. Di tengah suasana khidmat, Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, kembali menegaskan pentingnya program Jumat Keliling (Jumling). Bukan sekadar rutinitas, Jumling adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk hadir, mendengar, dan mencari solusi bersama masyarakat.
Kenapa Jumling Lebih dari Sekadar Sapaan?
Bayangkan Anda duduk di warung kopi, bercengkerama dengan tetangga. Tiba-tiba, datanglah orang nomor dua di daerah Anda. Bukan untuk pidato, tapi untuk berdiskusi, menyerap aspirasi, dan mencari solusi atas permasalahan yang Anda hadapi. Itulah esensi dari Jumling.
Jumling bukan sekadar seremoni. Ini adalah forum komunikasi aktif antara pemerintah daerah dan masyarakat. Jaro Ade, bersama jajaran pemerintah kabupaten, anggota DPRD, dan tokoh masyarakat, hadir langsung di tengah warga. Mereka berdiskusi, mendengar keluhan, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada di Kecamatan Cileungsi.
Sejarah Panjang, Komitmen Berkelanjutan
Program Jumling ini bukan barang baru. Digagas sejak masa kepemimpinan Bupati Agus Utara, dilanjutkan oleh Bupati Rahmat Yasin, dan kini kembali dihidupkan oleh Bupati Rudy Susmanto. Ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat.
Apa Saja yang Dibahas?
Jumling di Cileungsi kali ini membahas berbagai isu krusial. Mulai dari penyempitan aliran sungai, status lahan desa yang bermasalah, hingga pendataan ulang keluarga miskin. Aspirasi dari para kepala desa langsung ditindaklanjuti oleh Wakil Bupati. Ini adalah bukti bahwa suara warga didengar dan direspon secara konkret.
Sinergi yang Membangun: Keamanan dan Kebersihan
Selain membahas masalah infrastruktur dan kesejahteraan, Jumling juga menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, dan Polri. Jaro Ade mengapresiasi peran aktif mereka dalam menjaga kondusifitas wilayah, terutama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. “Cileungsi adalah wilayah yang heterogen, berpotensi menjadi sasaran peredaran narkoba. Kita harus antisipasi bersama,” tegasnya.
Tak hanya itu, persoalan kebersihan juga menjadi perhatian utama. Wakil Bupati memberikan apresiasi kepada pemerintah desa dan kecamatan yang telah menggerakkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Ini sejalan dengan instruksi Bupati untuk menangani masalah sampah secara serius.
Apa Artinya Bagi Kantong Anda?
Mungkin Anda bertanya, apa dampaknya bagi saya? Jumling berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup Anda. Melalui diskusi dan penyerapan aspirasi, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi kebutuhan prioritas dan mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasinya. Mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga program bantuan sosial yang tepat sasaran.
Jaro Ade juga menyoroti pentingnya pemenuhan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ia menyambut baik program Makan Bergizi Gratis dari Presiden Prabowo yang diharapkan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semua ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah daerah hadir untuk melayani dan menyejahterakan warganya.
Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Jumling adalah cerminan komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat. Dengan mendengar aspirasi, mencari solusi bersama, dan terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warganya, Kabupaten Bogor selangkah lebih maju menuju masa depan yang lebih baik.
Lantas, bagaimana dengan daerah Anda? Apakah pemerintah daerah Anda juga memiliki program serupa? Mari kita kawal bersama agar suara kita didengar dan aspirasi kita diwujudkan.