EventBogor.com – Minggu kelabu bagi warga Jakarta. Hujan deras mengguyur sejak Sabtu malam, menyulap sebagian wilayah menjadi lautan. Enam titik banjir terparah hari ini, 8 Maret 2026, dilaporkan merendam rumah dan jalanan, dengan ketinggian yang membuat jantung berdebar. Duren Tiga, menjadi salah satu yang paling parah, mencapai 1,5 meter! Apa yang terjadi di ibu kota dan bagaimana dampaknya bagi kita?
Daftar Hitam: Enam Titik yang Paling ‘Basah’
Bayangkan Anda baru saja bangun, bersiap untuk Minggu yang santai. Namun, pemandangan di depan mata berubah drastis. Air cokelat keruh menggenangi jalanan, mengancam masuk ke rumah Anda. Inilah yang dirasakan warga di enam titik banjir terparah di Jakarta hari ini. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, per pukul 12.00 WIB, mencatat banjir tak hanya meluas, tapi juga semakin dalam.
Berikut adalah beberapa titik yang menjadi sorotan utama:
- Duren Tiga: Menjadi yang paling parah, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter. Tiga RT di kelurahan ini terendam banjir.
- Pela Mampang: Satu RT di kelurahan ini juga bernasib sama, dengan ketinggian air mencapai 130 cm.
- Sukabumi Selatan: Kondisi di wilayah ini juga tak kalah memprihatinkan.
- Kampung Melayu: Salah satu kawasan yang rutin menjadi langganan banjir.
Banjir Jakarta: Lebih dari Sekadar Air
Kondisi ini bukan hanya sekadar genangan air. Ini adalah gangguan terhadap kehidupan sehari-hari. Mobilitas warga terhambat, aktivitas ekonomi terhenti, dan potensi kerusakan infrastruktur serta fasilitas umum meningkat. Rumah-rumah terendam, kendaraan mogok, dan warga terpaksa mengungsi. Sejak Sabtu, 7 Maret 2026 malam, hujan dengan intensitas deras mengguyur Jakarta dan sekitarnya. Curah hujan yang tinggi, diperparah oleh luapan kali, menjadi penyebab utama bencana ini.