Eventbogor.com –

Kisah membanggakan datang dari Novi, seorang anak berusia muda asal Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang sempat viral di media sosial karena tekadnya membantu perekonomian keluarga dengan menjadi pengamen cilik di jalanan.

Dugaan kemiskinan dan beban hidup yang dialami Novi menarik perhatian publik serta pemerintah daerah, khususnya Bupati Bogor, yang kemudian turun tangan memberikan bantuan nyata.

Sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem dan perlindungan anak, Bupati Bogor memberikan dukungan berupa akses pendidikan berkelanjutan dan bantuan modal usaha untuk keluarga Novi.

Bantuan ini menjadi bagian dari program pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak di Kabupaten Bogor memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang tanpa hambatan ekonomi.

Novi tidak hanya diberi jaminan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga dibimbing secara psikososial agar dapat kembali fokus pada masa depannya yang lebih cerah.

Dalam kunjungan langsung ke kediaman Novi, Bupati Bogor menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial dalam mendeteksi dan menangani kasus anak yang terpaksa bekerja di jalanan.

Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, perlindungan, dan ruang aman untuk tumbuh.

Kami tidak ingin ada lagi anak-anak di Bogor yang terpaksa mencari nafkah di jalan karena kesulitan ekonomi keluarga, ujar Bupati Bogor dalam keterangan resminya.

Dukungan terhadap Novi juga melibatkan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk memastikan intervensi berkelanjutan, termasuk pendampingan psikologis dan pemantauan perkembangan pendidikan.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Dorong Pengembangan Sektor Perikanan dan Peternakan di 6 Kecamatan

Program ini sejalan dengan komitmen daerah dalam mencapai target pengentasan kemiskinan ekstrem pada tahun 2026, khususnya dalam aspek perlindungan anak dan penguatan ekonomi keluarga.

Ke depan, pemerintah daerah berencana memperluas skema bantuan serupa bagi anak-anak rentan di wilayah lain melalui sistem deteksi dini yang lebih responsif.

Kasus Novi menjadi pengingat bahwa di tengah kemajuan daerah, masih ada kelompok rentan yang membutuhkan perhatian serius dan tindakan cepat dari seluruh elemen masyarakat.

Kisah Novi juga menginspirasi banyak pihak untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melapor jika menemukan anak dalam situasi serupa.

Kini, Novi kembali duduk di bangku sekolah dengan semangat baru, didukung oleh harapan keluarga dan komunitas yang ingin melihatnya meraih cita-cita.

Dukungan dari Bupati Bogor bukan hanya bantuan sesaat, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan anak dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.