Eventbogor.com – Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Golkar, Samsul Hidayat, melakukan peninjauan langsung ke Desa Jagabaya, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, pada Selasa (23/6/2026).

Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan yang selama ini menghambat akses vital warga setempat.

Kunjungan tersebut turut melibatkan sejumlah tokoh masyarakat setempat guna memastikan asesmen kondisi lapangan dilakukan secara transparan dan akurat.

Infrastruktur rusak di Jagabaya menjadi sorotan karena berdampak langsung terhadap perekonomian dan mobilitas harian warga.

Kerusakan jalan lingkungan yang parah menyebabkan kendaraan sulit melintas, terutama saat musim hujan ketika lubang semakin dalam dan licin.

Warga setempat mengandalkan jalan tersebut tidak hanya untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga sebagai jalur distribusi hasil pertanian.

Gangguan akses ini secara nyata memperlambat pengiriman komoditas pertanian ke pasar, sehingga berpotensi menekan pendapatan petani.

Selain jalan, kondisi jembatan penghubung yang melintasi saluran irigasi juga memprihatinkan.

Jembatan yang sebelumnya digunakan kendaraan roda dua kini tidak layak dilalui karena strukturnya rapuh dan berbahaya.

Kerusakan jembatan juga mengganggu aliran air irigasi menuju area persawahan di sekitarnya.

Gangguan irigasi ini dikhawatirkan dapat mengancam masa tanam dan hasil panen petani di musim tanam 2026.

Samsul Hidayat menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur sebagai bagian dari pemulihan ekonomi lokal.

Jalan dan jembatan di Jagabaya bukan sekadar akses fisik, melainkan urat nadi perekonomian masyarakat.

BACA JUGA :  HUT RI ke-80 di Nanggung: Meriahnya Perayaan, Harapan Pemekaran Bogor Barat

Perbaikan infrastruktur menjadi prioritas untuk menjamin kelancaran distribusi barang dan keselamatan warga.

Saat meninjau lokasi, Samsul menyampaikan bahwa kondisi tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

“Jalan ini akses vital masyarakat dan petani. Kondisi rusak harus segera diperhatikan agar aktivitas ekonomi tidak terganggu,” tegas Samsul.

Warga Jagabaya secara terbuka menyampaikan aspirasi mereka selama pertemuan dengan Samsul Hidayat.

Mereka meminta agar pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan dan pembangunan ulang jembatan.

Keberadaan infrastruktur yang layak dinilai sebagai bentuk keadilan sosial dan pemerataan pembangunan.

Beberapa warga juga mengusulkan agar perbaikan dilakukan secara berkala untuk mencegah kerusakan berulang.

Samsul Hidayat yang duduk di Komisi IV DPRD Jawa Barat yang membidangi pembangunan infrastruktur, menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut.

Ia berjanji akan membawa usulan perbaikan ke rapat kerja dan mendorong masuknya proyek ini dalam skala prioritas anggaran tahunan.

“Keluhan masyarakat ini akan kami perjuangkan. Harapannya, akses aman dan nyaman segera terwujud,” ujarnya.

Selain mengusulkan perbaikan, Samsul juga akan menginisiasi koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat dan instansi teknis terkait.

Langkah ini dimaksudkan untuk mempercepat proses kajian teknis dan pelaksanaan proyek perbaikan.

Peninjauan di Jagabaya menjadi bagian dari agenda rutin Samsul Hidayat dalam memantau kondisi infrastruktur di wilayah pelosok Jawa Barat.

Upaya ini mencerminkan pentingnya fungsi pengawasan dan representasi anggota dewan terhadap kebutuhan rakyat.

BACA JUGA :  Warga Kampung Lebak Ciung Tolak Operasional Menara BTS Usai Longsor di Sekitar Pondasi

Ke depan, masyarakat Jagabaya berharap agar komitmen yang disampaikan dapat segera diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata.

Dengan perbaikan infrastruktur, diharapkan kualitas hidup dan produktivitas warga dapat meningkat secara signifikan di tahun 2026 dan seterusnya.