Home News Perda Koperasi Bogor Mendesak Direvisi: Nasib Ekonomi Rakyat di Ujung Tanduk?
News

Perda Koperasi Bogor Mendesak Direvisi: Nasib Ekonomi Rakyat di Ujung Tanduk?

Share
Share

EventBogor.com – Kabar penting bagi para pelaku koperasi dan penggiat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bogor. Aktivis sosial Nurdin Ruhendi mendesak Ketua DPRD untuk segera merevisi Perda Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro. Desakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah seruan yang berakar dari keprihatinan mendalam terhadap nasib koperasi yang terpinggirkan.

Kenapa Ini Penting Sekarang?

Bayangkan, Anda adalah seorang petani yang berjuang memasarkan hasil bumi. Atau, seorang pengrajin yang ingin mengembangkan usaha. Koperasi, seharusnya menjadi wadah yang kokoh untuk membantu Anda. Namun, jika payung hukumnya tumpul, bagaimana koperasi bisa menjalankan fungsinya secara optimal? Inilah yang terjadi di Kabupaten Bogor. Perda yang ada, dinilai sudah usang, tidak lagi relevan dengan tantangan zaman.

Perda yang ada dianggap ketinggalan zaman, tidak mampu mengimbangi dinamika kebutuhan koperasi di era modern. Akibatnya, banyak koperasi yang ‘jalan di tempat’, bahkan tak sedikit yang mati suri. Padahal, koperasi memiliki potensi luar biasa sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Apa Saja yang Perlu Diperbaiki?

Nurdin Ruhendi menyoroti beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian dalam revisi Perda ini. Ia menilai, Perda Nomor 1 Tahun 2019 masih bersifat normatif, belum menyentuh aspek-aspek krusial yang dibutuhkan koperasi, seperti:

  • Insentif pembiayaan berbasis APBD
  • Akses teknologi dan digitalisasi koperasi
  • Pendampingan manajemen dan SDM koperasi
  • Integrasi program koperasi dengan BUMDes dan UMKM lokal
BACA JUGA :  Gempar! Kabar Penambang Emas Tertimbun di Bogor: Fakta Mengejutkan di Balik Isu Miring!

Keempat aspek ini bagaikan ‘vitamin’ yang sangat dibutuhkan oleh koperasi agar bisa tumbuh dan berkembang. Tanpa dukungan ini, koperasi akan kesulitan bersaing dan memberikan dampak positif bagi anggotanya.

Koperasi: Ujung Tombak Ekonomi Rakyat?

Konteksnya semakin relevan dengan adanya program Koperasi Desa Merah Putih yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kabupaten Bogor punya kesempatan emas untuk menjadi contoh nyata bagaimana koperasi bisa menjadi lokomotif penggerak ekonomi lokal. Tapi, kesempatan itu akan sirna jika regulasi yang ada tidak mendukung.

Sektor pertanian, perdagangan hasil bumi, hingga layanan simpan pinjam adalah potensi besar yang bisa digali oleh koperasi di Kabupaten Bogor. Namun, semua potensi itu akan sia-sia jika pemerintah daerah (dalam hal ini DPRD) tidak memberikan dukungan penuh, termasuk melalui revisi Perda yang komprehensif.

Share

Explore more

News

Polda Metro Jaya Sikat Jaringan Ganja 33,6 Kg di Bekasi-Bogor, Dua Tersangka Diciduk

Eventbogor.com – Jaringan peredaran ganja dengan total fantastis 33,6 kilogram, yang beroperasi di wilayah Bekasi dan Bogor, Jawa Barat, akhirnya berhasil dibongkar tuntas...

Related Articles
News

Satpol PP Bongkar Sindikat Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay di Jakarta Pusat

Eventbogor.com – Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP DKI Jakarta baru...

News

Perangi Spesies Invasif, Pemkot Jakarta Timur Musnahkan Ratusan Kilogram Ikan Sapu-Sapu di Waduk Kaja

Eventbogor.com – Pemerintah Kota Jakarta Timur baru-baru ini mengambil langkah tegas untuk...

News

Menjelajahi 10 Makanan Khas Kota Bogor Paling Populer di 2026

Eventbogor.com – Siapa sih yang tidak kenal Bogor? Kota hujan ini memang...

News

KPK Terus Bongkar Aliran Dana ‘Percepatan’ Haji, Ustaz Khalid Basalamah Diminta Beri Keterangan

Eventbogor.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya tak main-main dalam mengusut tuntas...