EventBogor.com – Kabar miris datang dari Kampung Pongkor, Nanggung, Bogor. Setelah lebih dari satu dekade ‘dibiarkan’, warga setempat terpaksa turun tangan memperbaiki jalan rusak yang menjadi mimpi buruk bagi keselamatan mereka. Aksi swadaya ini viral, memicu gelombang kritik terhadap lambannya penanganan infrastruktur oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
Bayangkan, Anda adalah warga yang setiap hari harus melewati jalan tersebut. Jalan yang dibangun sejak tahun 2012, namun tak kunjung mendapat sentuhan perbaikan berarti. Lubang menganga, aspal mengelupas, menjadi teman setia perjalanan. Kondisi diperparah dengan jalur menanjak dan licin, membuat risiko kecelakaan selalu mengintai.
Antara Janji dan Kenyataan: Mengapa Jalan Ini Begitu Penting?
Kenapa ini penting sekarang? Karena ini bukan hanya soal ketidaknyamanan. Ini soal keselamatan nyawa. Warga bercerita, kecelakaan sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Kendaraan tergelincir, bahkan ada yang sampai masuk jurang. Ketua Pemuda Kampung Pongkor, Ijam, menyuarakan kepedihan warga. “Kami sudah tidak bisa lagi menunggu,” katanya, menggambarkan betapa putus asanya mereka terhadap janji-janji perbaikan yang tak kunjung datang.
Mari kita tarik napas sejenak. Apa artinya ini bagi kita semua? Ini adalah pengingat keras bahwa infrastruktur yang layak bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar. Jalan yang baik adalah urat nadi perekonomian, penghubung antar desa, dan yang terpenting, menjamin keselamatan. Ketika pemerintah abai terhadap hal ini, yang terjadi adalah penderitaan warga yang tak berkesudahan.