Eventbogor.com – Warga Jakarta bersiap-siap ya, karena Sabtu malam besok bakal ada aksi gelap-gelapan massal di ibu kota. Tepatnya pada 25 April 2026, Pemprov DKI Jakarta mengajak kita semua untuk mematikan lampu serentak selama satu jam penuh. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bumi 2026 yang sebelumnya jatuh pada tanggal 22 April lalu.
Pemadaman ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.30 sampai 21.30 WIB di berbagai sudut kota. Meski Hari Bumi resminya sudah lewat beberapa hari, momen akhir pekan sengaja dipilih agar dampaknya lebih terasa dan diikuti lebih banyak orang. Lewat aksi simbolis memadamkan lampu selama 60 menit ini, pemerintah ingin mengingatkan lagi betapa pentingnya penghematan energi demi masa depan planet kita.
Tidak tanggung-tanggung, aksi ini menyasar banyak titik strategis di lima wilayah kota Jakarta yang mencakup jalan-jalan protokol hingga arteri. Mulai dari gedung-gedung pemerintahan hingga gedung milik swasta akan ikut memadamkan lampunya secara serentak. Pihak pengelola gedung komersial, pusat perbelanjaan, hingga hotel-hotel besar juga telah diimbau untuk berpartisipasi penuh dalam gerakan lingkungan berskala besar ini.
Mengutip informasi dari akun Instagram resmi @dkijakarta, kampanye ini diharapkan bisa menekan laju perubahan iklim yang kian mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Selain gedung perkantoran dan mal, para pemilik restoran dan apartemen juga didorong untuk mematikan lampu yang tidak terlalu mendesak penggunaannya. Bayangkan betapa banyaknya energi yang bisa kita hemat jika jutaan warga Jakarta melakukan aksi kecil ini secara bersamaan.
Bagi kalian yang sedang berada di rumah atau kosan, yuk jangan ragu untuk ikutan mematikan lampu dan perangkat elektronik selama durasi satu jam tersebut. Ini adalah kesempatan bagus untuk rehat sejenak dari rutinitas dan menikmati suasana malam yang berbeda di tengah hiruk-pikuk kota. Dengan ikut serta, kita sudah memberikan kontribusi nyata dalam upaya menjaga bumi agar tetap layak huni bagi generasi mendatang.