Home News Setelah 27 Tahun Bersengketa, CMNP Menang Gugatan Lawan Hary Tanoesoedibjo
News

Setelah 27 Tahun Bersengketa, CMNP Menang Gugatan Lawan Hary Tanoesoedibjo

Share
Share

Eventbogor.com – Sudah lebih dari seperempat abad lamanya perseteruan bisnis ini menggantung tanpa kejelasan.

Kini, di penghujung April 2026, titik terang akhirnya muncul setelah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan perkara yang melibatkan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) melawan Hary Tanoesoedibjo dan PT MNC Asia Holding Tbk.

Putusan yang dibacakan pada Rabu, 22 April 2026, bukan cuma menuntaskan sengketa lama, tapi juga berpotensi membuka babak baru dalam penyelesaian konflik korporasi di Tanah Air.

Majelis hakim secara tegas menyatakan bahwa para tergugat terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dalam transaksi yang bermula sejak 1999 silam.

Dalam amar putusannya, pengadilan memerintahkan pembayaran ganti rugi materiil senilai 28 juta dolar AS, lengkap dengan bunga tahunan sebesar 6 persen sejak 9 Mei 2002—hitungan bunga yang sudah menumpuk cukup dalam selama dua dekade lebih.

Selain kerugian finansial, majelis juga mengabulkan tuntutan ganti rugi immateriil sebesar Rp50 miliar yang harus diserahkan kepada CMNP.

Angka-angka ini bukan sekadar nominal, tapi simbol dari panjangnya penderitaan hukum yang dialami penggugat selama puluhan tahun.

Akar masalahnya sendiri ternyata berasal dari sebuah transaksi instrumen keuangan yang terjadi saat masa krisis ekonomi masih menyelimuti Indonesia.

Pada 1999, CMNP melakukan pertukaran surat berharga—tepatnya MTN dan obligasi—dengan 28 lembar NCD yang diterbitkan oleh PT Bank Unibank Tbk, institusi yang saat itu terafiliasi dengan pihak tergugat.

BACA JUGA :  Menkeu Purbaya Mau Ambil Alih Pajak & Bea Cukai, Biar Cepat Kelar?

Namun, janji likuiditas dari NCD tersebut tak pernah terwujud; instrumen itu gagal dicairkan dan malah menjadi bom waktu yang meledak di pengadilan puluhan tahun kemudian.

Share

Explore more

News

Mengapa Selat Malaka Jadi Rebutan Dunia dari Zaman Sriwijaya Sampai Era Modern

Eventbogor.com – Bayangkan sebuah jalur sempit di antara dua daratan yang bisa menggerakkan seperempat perekonomian dunia. Namanya Selat Malaka, dan sejak ratusan tahun...

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    News

    Ketika Perang Timur Tengah Buka Mata Barat soal Ketergantungan pada Tiongkok di Sektor Energi Bersih

    Eventbogor.com – Konflik yang kembali memanas di Timur Tengah bukan cuma bikin...

    News

    Harga Minyakita Naik Meski Stok Nasional Aman, Ini Penyebabnya Menurut Pemerintah

    Eventbogor.com – Mengapa harga Minyakita melonjak di tengah klaim pemerintah bahwa stok...

    News

    KPK Selidiki Dugaan Suap di Balik Maraknya Rokok Ilegal dan Celah Pengawasan Cukai

    Eventbogor.com – KPK kini tengah menggali lebih dalam dugaan praktik suap yang...

    News

    Dua Kapal Pertamina Terhambat di Selat Hormuz, Pemerintah Gencarkan Diplomasi dengan Iran

    Eventbogor.com – Dua kapal milik Pertamina dikabarkan masih terhenti di perairan Teluk...