Eventbogor.com – Insiden kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, meninggalkan duka mendalam.
Sebanyak 14 orang dilaporkan tewas dan 84 lainnya terluka, masih dalam penanganan medis di sejumlah rumah sakit terdekat.
Peristiwa ini mengingatkan kita betapa rapuhnya kehidupan dan betapa cepatnya takdir bisa datang tanpa diduga.
Tidak ada yang tahu kapan atau di mana musibah akan terjadi, karena semua itu berada di tangan Allah SWT semata.
Dalam kondisi seperti ini, ikhtiar lahir harus dibarengi dengan upaya batin, terutama bagi umat Muslim yang percaya pada kekuatan doa.
Salah satu amalan sederhana namun penuh makna adalah membaca doa keluar dan masuk rumah.
Doa ini bukan hanya sekadar ritual, tapi bentuk tawakal dan pengharapan akan perlindungan dari Yang Maha Kuasa selama beraktivitas di luar.
Melansir dari NU Online, membaca doa saat meninggalkan atau kembali ke rumah adalah bagian dari sunnah yang dianjurkan.
Ini juga dianggap sebagai benteng spiritual dari marabahaya, gangguan, atau hal-hal buruk yang tak terduga.
Banyak yang meremehkan kekuatan doa semacam ini, padahal Rasulullah SAW sendiri senantiasa membacanya setiap kali keluar atau masuk rumah.