Eventbogor.com – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Nasional Jasinga–Cigelung dikabarkan banyak yang mati dan rusak.

Kondisi ini menyebabkan sejumlah titik jalan menjadi gelap gulita saat malam hari, menimbulkan keluhan dari pengguna jalan yang rutin melintasi jalur tersebut.

Kerusakan PJU di [Masukkan Keyword Utama] ini dinilai membahayakan keselamatan pengendara karena minimnya penerangan di ruas jalan nasional.

Selain meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, jalan yang gelap juga berpotensi memicu tindak kriminal seperti pencurian dan pembegalan.

Ama Dery, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Jasinga, mendesak instansi terkait untuk segera memperbaiki PJU yang tidak berfungsi.

Ia menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab harus bertindak proaktif, bukan menunggu terjadinya korban terlebih dahulu.

“Mereka harus bertanggung jawab untuk memperbaiki PJU. Jangan sampai baru ada korban kemudian bertindak atau melakukan evaluasi,” ujar Dery saat dikonfirmasi pada Kamis (14/5).

Kondisi PJU yang Tidak Merata di Jalur Perbatasan

Masalah penerangan di jalur Jasinga–Cigelung bukan kali pertama terjadi.

Masyarakat setempat telah lama mengeluhkan minimnya penerangan, terutama di kawasan perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Lebak.

Titik-titik gelap ditemukan mulai dari Lebak Panjang, simpang Curug, hingga menuju Kantor Desa Wirajaya.

Penerangan di sepanjang jalan ini terlihat sangat tidak merata.

Beberapa titik terang, namun hanya beberapa meter kemudian jalan kembali gelap.

BACA JUGA :  SIM Keliling Jakarta: Cek Jadwal & Lokasi 5 Februari 2026, Jangan Sampai Telat!

Bahkan ada lampu yang menyala tetapi cahayanya sangat redup dan tidak cukup menerangi jalan.

Ketimpangan Infrastruktur Antara Pusat dan Perbatasan

Dery juga menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur penerangan antara wilayah perkotaan dan daerah perbatasan.

Menurutnya, kawasan pusat pemerintahan cenderung mendapat perhatian lebih dalam hal penerangan jalan.

Sementara wilayah pinggiran seperti Jasinga masih minim fasilitas, meskipun masyarakatnya juga wajib membayar pajak.

“Padahal kedudukan masyarakat itu sama. Sama-sama warga negara dan sama-sama membayar pajak,” tegasnya.

KNPI Jasinga berharap pemerintah segera melakukan pendataan dan perbaikan menyeluruh terhadap PJU di wilayah tersebut.

Langkah ini penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama pengguna jalan pada malam hari.