Eventbogor.com – Penertiban pedagang kaki lima di kawasan Cicadas, Kota Bandung, dinilai sebagai langkah strategis dalam mengembalikan fungsi ruang publik dan menciptakan kota yang lebih tertib.

Langkah ini mendapat dukungan dari sejumlah pengamat sebagai bagian dari upaya penataan kota yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Penataan PKL menjadi fokus utama dalam pengelolaan kawasan perkotaan, terutama di wilayah yang padat aktivitas ekonomi dan lalu lintas.

Upaya menciptakan kota tertib juga berkaitan erat dengan kesiapan infrastruktur, salah satunya pembangunan underpass Gatsu-Baros di Kota Cimahi yang kini memasuki tahap tender.

Proyek underpass ini sempat mengalami keterlambatan, namun kini mulai menunjukkan progres nyata setelah lama dalam ketidakjelasan.

Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di kawasan strategis Kota Cimahi.

Sementara itu, isu pendidikan juga menjadi perhatian serius di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyoroti masih adanya siswa kelas 5 SD yang belum mampu membaca, menulis, dan berhitung.

Temuan ini mendorong pemerintah daerah mengusulkan integrasi muatan lokal Calistung ke dalam kurikulum sekolah dasar.

Langkah ini diharapkan dapat mengejar ketertinggalan dasar dalam literasi dan numerasi sejak dini.

BACA JUGA :  Cigudeg Butuh RSUD Mendesak: Antrean Panjang Pasien Jadi Sorotan!