Eventbogor.com – Expo Pendidikan 2026 resmi dibuka di Sentra Wyata Guna, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, pada tanggal 20 hingga 21 Mei 2026.

Acara dua hari ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai institusi pendidikan di Jawa Barat.

Sebanyak 70 stan sekolah turut serta dalam pameran pendidikan tahunan ini.

Partisipan terdiri dari sekolah negeri, swasta, vokasi, hingga lembaga pendidikan nonformal seperti PKBM.

Expo Pendidikan 2026 menjadi ajang strategis untuk memperluas akses informasi pendidikan bagi masyarakat luas.

Pameran ini juga menampilkan inovasi terkini dalam dunia pendidikan, termasuk integrasi teknologi digital di kelas.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Regional Jawa Barat mendukung penuh penyelenggaraan acara ini.

Tujuannya adalah mendorong transformasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di era digital.

Sekolah paket melalui PKBM mendapat sorotan khusus sebagai solusi bagi anak putus sekolah di perkotaan.

Banyak pengunjung menunjukkan minat tinggi terhadap program kejar paket A, B, dan C yang ditawarkan PKBM.

Program ini dinilai fleksibel dan relevan bagi remaja serta dewasa yang ingin melanjutkan pendidikan dasar dan menengah.

Beberapa PKBM juga memamerkan metode pembelajaran berbasis komunitas dan digital.

Mereka menggunakan platform daring untuk memudahkan peserta didik mengakses materi kapan saja.

Upaya ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mencapai angka partisipasi kasar (APK) pendidikan menengah sebesar 90% pada 2026.

BACA JUGA :  IWO Bogor Raya Gelar Safari Ramadhan 2026 dan Sarasehan Pembangunan di Leuwiliang

Selain PKBM, lembaga vokasi juga menonjolkan pelatihan keterampilan berbasis industri 4.0.

Program seperti coding, desain grafis, dan teknologi pertanian modern menjadi daya tarik utama.

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat turut hadir dengan program ICONNEXT SKILL.

Inisiatif ini fokus pada peningkatan kompetensi digital bagi pelajar dan masyarakat marginal.

Melalui pelatihan gratis, ICONNEXT SKILL ingin mendorong pemerataan pendidikan berkualitas di era digital.

Program ini juga menyentuh aspek tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui pendekatan green energy.

Peserta expo juga disuguhi seminar pendidikan tentang masa depan pembelajaran hybrid dan personalisasi kurikulum.

Para pakar menekankan pentingnya adaptasi sistem pendidikan terhadap perubahan global.

Orang tua murid dari berbagai daerah turut hadir untuk mencari informasi sekolah terbaik bagi anak-anaknya.

Salah satunya adalah puluhan orang tua dari TK Mutiara Bunda Tasikmalaya yang mengikuti sesi parenting.

Mereka ingin mempersiapkan transisi anak dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar secara optimal.

Expo Pendidikan 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga ruang kolaborasi antar stakeholder pendidikan.

Pemerintah daerah, swasta, dan komunitas bersinergi untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kuat.

Dengan semangat inovasi dan inklusivitas, acara ini diharapkan menjadi katalis perubahan sistem pendidikan di Jawa Barat.

Ke depan, penyelenggara menargetkan ekspansi ke kota-kota lain di luar Bandung.

Tujuannya agar lebih banyak masyarakat yang terjangkau oleh informasi dan peluang pendidikan terbaru.

BACA JUGA :  Semarak Obor Tahun Baru Islam Tetap Menyala di Perkampungan Tasikmalaya

Expo Pendidikan 2026 menjadi bukti nyata komitmen bersama terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Event ini juga mencerminkan semangat kolaboratif dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini dan mendatang.