Eventbogor.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Bogor pada April 2026.

Wilayah yang terdampak mencakup Jasinga, Cigudeg, Rumpin, Leuwiliang, dan Pamijahan, dengan kondisi terparah terjadi di Bogor Barat.

Dalam unggahan di akun TikTok resminya @dedimulyadiofficial pada 23 April 2026, Dedi Mulyadi menyampaikan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penanganan darurat bencana.

Respons cepat ini menjadi bagian dari upaya mitigasi dan pemulihan pasca-bencana di wilayah Jabar yang rentan terhadap cuaca ekstrem.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tim dari Pemprov Jabar telah diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan evaluasi kondisi lapangan.

Tujuan utama penugasan ini adalah mengidentifikasi faktor penyebab banjir dan longsor, termasuk aspek lingkungan dan tata kelola lahan.

Tim juga bertugas mengevaluasi tingkat kerusakan infrastruktur dan aset masyarakat akibat bencana.

Selain itu, percepatan distribusi bantuan logistik dan bantuan keuangan bagi warga terdampak menjadi prioritas utama.

Bantuan tersebut difokuskan pada daerah yang sulit dijangkau dan belum tersentuh bantuan secara merata, seperti Jasinga dan Cigudeg.

Pemprov Jabar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memastikan respons yang terkoordinasi dan efektif.

BACA JUGA :  Dedi Mulyadi Soroti Tata Ruang Batutulis Bogor dan Dorong Pemahaman Akademik atas Peninggalan Sunda