Eventbogor.com – Jalan utama di Kampung Pongkor, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kembali menjadi sorotan publik karena kondisinya yang rusak parah.
Infrastruktur jalan yang dibangun pada tahun 2012 tersebut belum pernah diperbaiki selama 14 tahun, membuat warga setempat terpaksa mengambil langkah swadaya untuk menambalnya.
Perbaikan mandiri ini dilakukan pada Kamis, 9 April 2026, sebagai bentuk upaya mencegah risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang dan tidak rata.
Kerusakan jalan di Pongkor telah lama dikeluhkan warga, terutama karena jalur tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.
Ketua Pemuda Kampung Pongkor, Ijam, menyatakan bahwa kondisi jalan saat ini sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan.
Ia menegaskan bahwa sejak dibangun pada 2012, tidak ada satu kali pun perbaikan resmi dari pemerintah daerah.
“Sejak dibangun tahun 2012, belum pernah diperbaiki. Kondisinya sekarang sangat memprihatinkan dan rawan kecelakaan,” ujarnya.
Warga khawatir, kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dapat menyebabkan korban jiwa, mengingat sudah terjadi sejumlah insiden kecelakaan di lokasi tersebut.
Kendaraan roda dua sering tergelincir, sementara mobil kesulitan melintasi jalur menanjak karena permukaan jalan yang rusak dan licin.
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil gagal menanjak dan terperosok ke jurang, memperkuat kekhawatiran masyarakat akan bahaya yang mengintai.
Insiden tersebut menjadi bukti nyata bahwa kondisi jalan tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan lainnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya dinas terkait, segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Pongkor.
Ijam menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.
“Keselamatan warga harus jadi prioritas. Jangan sampai ada korban lagi,” tegasnya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari instansi pemerintah mengenai rencana perbaikan jalan di wilayah tersebut.
Kasus di Kampung Pongkor mencerminkan tantangan besar dalam pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pinggiran Kabupaten Bogor.
Banyak kawasan terluar yang masih minim perhatian, meskipun kebutuhan akan akses jalan yang layak sangat mendesak.
Peristiwa ini juga menunjukkan semangat gotong royong masyarakat yang tetap hidup meskipun terpaksa mengisi kekosongan dari layanan publik.
Keberlanjutan pembangunan infrastruktur harus menjadi komitmen bersama agar tidak selalu bergantung pada inisiatif warga.
Pemerintah daerah diharapkan lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat, terutama dalam menangani infrastruktur vital seperti jalan raya.
Keterlambatan perbaikan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut hajat hidup orang banyak.
Dengan kondisi jalan yang memburuk setiap tahun, urgensi intervensi pemerintah semakin tinggi, terlebih menjelang musim hujan yang dapat memperparah kerusakan.
Warga Kampung Pongkor berharap tahun 2026 menjadi momentum perubahan, di mana pembangunan infrastruktur tidak lagi mengabaikan wilayah terpencil.
Keterlibatan masyarakat dalam pemantauan dan pelaporan kondisi jalan perlu didukung dengan sistem respon yang cepat dari pemerintah.
Infrastruktur yang baik menjadi dasar bagi pertumbuhan ekonomi, akses pendidikan, dan pelayanan kesehatan di wilayah pedesaan.
Perbaikan jalan di Pongkor bukan hanya sekadar memperbaiki aspal, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Semangat swadaya warga harus diimbangi dengan dukungan kebijakan dan anggaran yang memadai dari pihak berwenang.
Ke depan, diharapkan tidak ada lagi kampung yang harus menunggu belasan tahun untuk mendapatkan akses jalan yang layak.
Kabupaten Bogor perlu memperbarui prioritas pembangunan dengan pendekatan yang lebih merata dan inklusif.
Warga Pongkor hanya ingin bisa melintas dengan aman, tanpa harus khawatir tergelincir atau mengalami kecelakaan.
Keberlangsungan hidup mereka bergantung pada akses yang terbuka dan infrastruktur yang andal.
Eventbogor.com akan terus memantau perkembangan kondisi jalan di Kampung Pongkor dan respons dari pihak terkait.
Pelaporan warga menjadi kunci penting dalam mendorong perubahan, dan media turut berperan dalam mengangkat isu-isu yang sering terabaikan.
Infrastruktur jalan yang baik adalah cermin dari tata kelola pemerintahan yang responsif dan berpihak pada rakyat.
Warga Kampung Pongkor berharap suara mereka didengar, bukan hanya di tahun 2026, tetapi juga dalam rencana pembangunan jangka panjang Kabupaten Bogor.
