Eventbogor.com – Pemerintah Kabupaten Bogor semakin serius dalam mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas melalui program sertifikasi halal.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekosistem ekonomi lokal agar mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.

Dengan sertifikasi halal, produk UMKM tidak hanya lebih dipercaya oleh konsumen muslim, tetapi juga membuka akses ekspor ke negara-negara mayoritas muslim.

Pemkab Bogor menilai bahwa keberadaan label halal kini bukan lagi sekadar persyaratan, melainkan nilai tambah yang signifikan dalam branding produk.

Program ini didukung oleh kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI.

Sejumlah pelatihan dan pendampingan pun telah digelar untuk mempermudah pelaku usaha dalam memahami proses sertifikasi, mulai dari pengajuan hingga audit produksi.

Selain itu, Pemkab juga memberikan insentif biaya sertifikasi bagi UMKM yang belum mampu membiayai proses tersebut secara mandiri.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, program ini telah diikuti lebih dari 200 pelaku usaha dalam dua tahun terakhir.

Kami ingin memastikan bahwa produk lokal dari Bogor tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki kepastian kehalalan yang diakui secara nasional dan global, ujarnya.

Targetnya, pada tahun 2026, minimal 500 UMKM di Kabupaten Bogor telah mengantongi sertifikat halal dari BPJPH.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data Akurat

Langkah ini sejalan dengan visi Jawa Barat sebagai lumbung produk halal nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

UMKM yang telah tersertifikasi juga akan mendapatkan akses prioritas dalam pameran perdagangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Upaya ini dinilai efektif meningkatkan omzet pelaku usaha, seperti yang terlihat pada sejumlah pelaku usaha makanan dan minuman di Kecamatan Caringin dan Ciawi.

Mereka melaporkan peningkatan penjualan hingga 40 persen setelah produknya resmi bersertifikat halal.

Selain sertifikasi halal, Pemkab Bogor juga terus menggalakkan pelatihan manajemen usaha, kemasan, dan pemasaran digital untuk memperkuat daya saing UMKM.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas pelaku usaha juga diperkuat guna memperluas jaringan distribusi dan inovasi produk.

Dengan pendekatan holistik ini, Pemkab Bogor optimis sektor UMKM akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal di masa depan.

Keberhasilan program sertifikasi halal juga menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendorong transformasi UMKM dari skala rumahan menuju usaha berkelanjutan.

Eventbogor.com – Dukungan terus-menerus terhadap UMKM diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.