EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk perubahan, Kabupaten Bogor bergerak cepat. Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, memimpin rapat paripurna DPRD membahas perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 serta pertanggungjawaban APBD 2024. Ini bukan sekadar urusan angka, melainkan cerminan komitmen untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

Menyelaraskan Visi: Antara Pusat dan Daerah

Bayangkan sebuah orkestra. Setiap instrumen (program) harus selaras agar menghasilkan simfoni indah (kemajuan daerah). Itulah yang sedang dilakukan Pemkab Bogor. Mereka menyelaraskan program dan kegiatan dengan kebijakan nasional dan prioritas daerah. Ini berarti, dokumen perencanaan seperti RKPD, KUA-PPAS, dan rancangan perubahan APBD 2025, sedang dirombak agar seirama dengan visi besar pembangunan.

Mengapa ini penting sekarang? Karena momentum pembangunan tidak mengenal kata ‘tunda’. Setiap langkah yang diambil hari ini akan berdampak pada kualitas hidup masyarakat Bogor di masa depan. Keterlambatan berarti tertinggal, sementara kecepatan berarti kesempatan untuk unggul.

Prioritas: SDM, Gizi, dan UMKM

Jaro Ade menjelaskan fokus utama penyelarasan ini. Ada beberapa ‘nada’ yang paling menonjol dalam simfoni pembangunan Bogor: penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan dan kesehatan, program makan bergizi gratis, percepatan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi, swasembada pangan, serta pemberdayaan UMKM.

BACA JUGA :  Tiang Monorel Rasuna Said Hilang! Pengendara Motor: Jalanan Jadi 'Plong'!