Home News Ban Mobil Dikempesi di Monas: Efek Jera atau Cuma Bikin Emosi?
News

Ban Mobil Dikempesi di Monas: Efek Jera atau Cuma Bikin Emosi?

Share
Share

EventBogor.com – Jakarta mendadak ramai. Bukan karena atraksi baru, tapi gara-gara puluhan mobil yang bannya dikempesi di sekitar Monumen Nasional (Monas). Video viral yang beredar di media sosial memperlihatkan kesedihan dan amarah pemilik kendaraan. Dishub DKI Jakarta memberikan penjelasan, tapi benarkah solusi ini tepat sasaran?

Parkir Liar: Masalah Klasik yang Tak Kunjung Usai

Bayangkan Anda baru saja selesai menikmati akhir pekan di kawasan Monas, semangat berapi-api setelah berfoto ria. Namun, begitu kembali ke mobil, yang ada hanyalah ban kempes. Kekesalan langsung meluap, bukan? Itulah yang dialami banyak pemilik kendaraan pada Minggu, 22 Maret 2026. Puluhan mobil yang parkir di bahu Jalan Medan Merdeka Selatan ‘dihadiahi’ sanksi cabut pentil oleh petugas Dishub DKI Jakarta.

Kasus ini bukan barang baru. Parkir liar di area publik memang selalu menjadi ‘duri dalam daging’ di kota besar seperti Jakarta. Sempitnya lahan parkir, ditambah kurangnya kesadaran pengendara, membuat bahu jalan dan trotoar jadi sasaran empuk parkir ilegal. Akibatnya, kemacetan semakin parah, pejalan kaki terganggu, dan estetika kota pun jadi korban.

Dishub: Tegas untuk Kebaikan?

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa tindakan ini adalah bentuk efek jera. Sebelumnya, imbauan agar tidak parkir sembarangan sudah dilakukan. Namun, ketika imbauan tak mempan, sanksi tegas pun diambil. Tujuannya jelas, agar pengendara jera dan memarkirkan kendaraannya di tempat yang telah disediakan.

BACA JUGA :  Doa Bersama & Maulid Nabi: Polda Jabar Eratkan Silaturahmi Demi 'Sauyunan Jaga Nagri'

Memang, sanksi tegas kadang diperlukan untuk menciptakan efek jera. Tapi, apakah kempes ban adalah solusi terbaik? Banyak yang meragukan. Lihat saja reaksi para pemilik mobil dalam video viral. Emosi, kecewa, dan merasa diperlakukan tidak adil. Ini bisa dimaklumi, karena sanksi ini terkesan tiba-tiba dan ‘menyakitkan’.

Share
Related Articles
News

Ambisi PLTS 100 Gigawatt: Jalan Cepat Indonesia Tinggalkan Diesel

Eventbogor.com – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mendorong percepatan pembangunan...

News

Ketika Perang Timur Tengah Buka Mata Barat soal Ketergantungan pada Tiongkok di Sektor Energi Bersih

Eventbogor.com – Konflik yang kembali memanas di Timur Tengah bukan cuma bikin...

News

Harga Minyakita Naik Meski Stok Nasional Aman, Ini Penyebabnya Menurut Pemerintah

Eventbogor.com – Mengapa harga Minyakita melonjak di tengah klaim pemerintah bahwa stok...

News

KPK Selidiki Dugaan Suap di Balik Maraknya Rokok Ilegal dan Celah Pengawasan Cukai

Eventbogor.com – KPK kini tengah menggali lebih dalam dugaan praktik suap yang...