Eventbogor.com – Kasus dugaan intimidasi yang menimpa anak di bawah umur kembali mencuat, kali ini menyeret seorang oknum manajer di sebuah lembaga kursus bahasa Inggris ternama.
Seorang bocah laki-laki berinisial C yang baru menginjak usia tujuh tahun diduga menjadi korban pengancaman oleh manajer berinisial V di tempat lesnya yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Insiden yang memicu ketegangan ini terjadi pada sore hari, tepatnya Kamis, 2 April 2026, saat korban sedang mengikuti kegiatan belajar.
Tidak terima dengan perlakuan yang diterima buah hatinya, sang ayah, Susandi, langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.
Laporan polisi tersebut resmi terdaftar dengan nomor STTLP/B/2347/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA sejak tanggal 6 April 2026 lalu.
“Kami sudah membawa masalah ini ke jalur hukum melalui SPKT Polda Metro Jaya, dan syukurlah laporan kami langsung diterima serta mulai diproses,” ungkap Susandi dalam sesi konferensi pers di Kebayoran Baru, Rabu, 22 April 2026.
Susandi membeberkan bahwa semuanya bermula ketika sang anak terjatuh di area kursus sekitar pukul 16.30 WIB.
Merasa ada yang tidak beres, ia lantas mendatangi lokasi untuk meminta penjelasan sekaligus melihat rekaman CCTV agar tahu persis bagaimana kronologi jatuhnya sang anak.
Namun, bukannya mendapat jawaban yang menenangkan, ia justru mengaku dihalang-halangi oleh pihak pengelola dengan dalih menjaga privasi.
Pihak lembaga kursus bersikeras bahwa rekaman tersebut adalah ranah internal mereka dan hanya meminta Susandi untuk menunggu dengan sabar tanpa kepastian.