Eventbogor.com – Aksi protes terhadap buruknya pelayanan publik di Kabupaten Bogor kembali mencuat ke permukaan menyusul matinya ratusan unit Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Bogor Barat.

PMII Kabupaten Bogor menggelar demonstrasi di kawasan Tegar Beriman, Cibinong, pada Kamis (21/5/2026), menyoroti kondisi infrastruktur penerangan yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.

Kerusakan PJU tidak hanya terjadi di jalan kabupaten, tetapi juga menyebar ke ruas jalan nasional dan provinsi, membuat wilayah seperti Leuwiliang, Leuwisadeng, Nanggung, Cigudeg, Sukajaya, Jasinga, dan Tenjo gelap gulita di malam hari.

PMII menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar gangguan teknis, melainkan cerminan dari minimnya respons pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Lampu jalan yang padam berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan risiko tindak kriminal di area gelap.

Dalam tuntutannya, PMII juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi pelayanan publik secara luas, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar lainnya.

Mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan praktik penggusuran dan intimidasi terhadap warga, serta mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS PBI bagi masyarakat miskin.

Perbaikan layanan di RSUD dan puskesmas juga menjadi bagian dari tuntutan utama dalam aksi tersebut.

PMII menilai bahwa pemerintah harus segera mengambil langkah konkret, bukan hanya merespons setelah terjadi korban jiwa.

Suara kritis terhadap persoalan PJU mati juga datang dari sejumlah organisasi masyarakat dan kepemudaan di Bogor Barat.

BACA JUGA :  SIM Keliling Jakarta: Jangan Kena Tilang! Cek Jadwal 8 April 2026