Home News Bogor Berwayang: Ketika Dalang Milenial Menghidupkan Kembali Tradisi di Hari Jadi
News

Bogor Berwayang: Ketika Dalang Milenial Menghidupkan Kembali Tradisi di Hari Jadi

Share
Share

EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk modernitas, bayangkan malam yang syahdu di bawah taburan bintang. Suara gamelan mengalun, bayangan tokoh wayang menari-nari di layar putih, dan cerita-cerita epik terungkap. Itulah yang terjadi di Pendopo 45 Kemang, Bogor, saat Festival Budaya digelar untuk memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543. Bukan sekadar perayaan, acara ini adalah napas segar bagi pelestarian budaya, terutama dengan hadirnya dua dalang milenial yang siap memukau.

Wayang Kulit: Bukan Cuma Tontonan Kakek-Nenek?

Siapa bilang wayang kulit hanya milik generasi tua? Festival Budaya di Kemang membuktikan sebaliknya. Dengan menampilkan dua dalang muda, Ki Herjuno Pramariza Fadhlansyah (20 tahun) dan adiknya, Ki Danesworo Rafi Ramadhan (17 tahun), acara ini berhasil menarik perhatian banyak orang. Ini bukan hanya pertunjukan biasa; ini adalah bukti bahwa tradisi bisa tetap relevan, bahkan di tangan generasi yang tumbuh dengan gadget.

Acara dimulai dengan parade Dramband yang meriah, dilanjutkan dengan edukasi tentang cara kerja Damkar untuk anak-anak PAUD dan masyarakat. Kesenian tradisional seperti pencak silat dan tari-tarian turut memeriahkan suasana. Semua peserta berasal dari lingkungan warga sekitar, menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa. Pendopo 45, tempat acara berlangsung, dipadati pengunjung. Bahkan, banyak yang rela duduk di lapangan demi menyaksikan kemeriahan ini. Suasana yang adem dan antusiasme penonton menjadi bukti suksesnya acara ini, seperti yang diungkapkan oleh pemilik Resto Pendopo 45, Andi Purvis.

BACA JUGA :  Waspada! 12 Wilayah Jakarta Siaga Banjir Rob: Kapan Puncaknya?

Mengapa Ini Penting Sekarang?

Di era digital, di mana hiburan instan mudah didapat, melestarikan budaya lokal adalah perjuangan. Festival Budaya ini bukan hanya sekadar acara hiburan, tetapi juga upaya konkret untuk menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya sejak dini. Ini adalah tentang memberikan alternatif hiburan yang berkualitas, yang juga sarat nilai-nilai luhur. Bayangkan anak-anak yang tumbuh dengan wayang kulit, mereka akan belajar tentang sejarah, moralitas, dan identitas budaya mereka sendiri.

Share
Related Articles
News

Satpol PP Bongkar Sindikat Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay di Jakarta Pusat

Eventbogor.com – Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP DKI Jakarta baru...

News

Perangi Spesies Invasif, Pemkot Jakarta Timur Musnahkan Ratusan Kilogram Ikan Sapu-Sapu di Waduk Kaja

Eventbogor.com – Pemerintah Kota Jakarta Timur baru-baru ini mengambil langkah tegas untuk...

News

Menjelajahi 10 Makanan Khas Kota Bogor Paling Populer di 2026

Eventbogor.com – Siapa sih yang tidak kenal Bogor? Kota hujan ini memang...

News

KPK Terus Bongkar Aliran Dana ‘Percepatan’ Haji, Ustaz Khalid Basalamah Diminta Beri Keterangan

Eventbogor.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya tak main-main dalam mengusut tuntas...