EventBogor.com – Malam makin pekat di Jalan Narogong, Kabupaten Bogor. Bukan karena kabut atau cuaca buruk, melainkan karena lampu penerangan jalan umum (PJU) yang seharusnya menerangi jalan, kini lebih sering mati. Sebuah ironi, mengingat PJU ini adalah ‘milik’ Gubernur Jawa Barat. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi?
Bayangkan Anda melaju di jalanan setelah bekerja seharian. Kelelahan mulai terasa, dan Anda hanya ingin segera sampai di rumah. Tapi, tiba-tiba kegelapan menyergap. Bukan hanya membuat mata sulit melihat, tapi juga meningkatkan rasa was-was akan bahaya. Inilah yang dialami pengguna jalan di Narogong.
Kenapa Ini Penting? Keamanan di Ujung Tanduk
PJU yang padam bukan sekadar masalah estetika. Lebih dari itu, ini adalah soal keamanan. Ruas jalan yang gelap mengundang potensi kecelakaan lalu lintas, tindak kejahatan, hingga rasa tidak nyaman bagi pengendara. Dalam konteks ini, PJU bukan lagi fasilitas biasa, melainkan garda terdepan untuk menjaga keselamatan warga.
Pengawas Transportasi Darat UPTD Wilayah 1, Rakhmanita, mengakui adanya masalah pada jaringan PJU di Narogong. Tim teknis sedang berupaya keras melakukan perbaikan. Namun, seperti yang sering terjadi dalam dunia perbaikan, ada saja kendala.