Eventbogor.com – Suasana tenang di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, mendadak pecah oleh sebuah insiden memilukan yang terjadi di sebuah rumah kos mewah. Pada Rabu malam, 22 April 2026, sekitar pukul 23.30 WIB, dua orang asisten rumah tangga dilaporkan nekat melompat dari lantai empat bangunan tersebut. Warga sekitar yang sedang beristirahat terkejut bukan main saat mendengar dentuman keras yang berulang kali dari arah gang buntu di samping hunian elit itu.
Setelah diperiksa, ternyata dua wanita sudah tergeletak tidak berdaya di aspal dekat pagar besi hitam rumah tersebut. Korban berinisial D yang baru berusia 18 tahun harus meregang nyawa akibat luka fatal yang dideritanya di lokasi kejadian. Sementara itu, rekannya yang berinisial R berusia 30 tahun berhasil selamat meskipun harus menahan sakit karena mengalami patah tulang tangan yang cukup parah. Kejadian ini langsung mengundang perhatian warga yang awalnya tidak mengenali kedua wajah korban karena sifat lingkungan kos yang sangat tertutup.
Ketua RW setempat, Syahruddin, mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah menerima laporan terkait aktivitas di dalam rumah kos yang berlokasi di Jalan Walahar Buntu itu. Pihak RT pun setali tiga uang, mengaku tidak tahu-menahu mengenai siapa saja penghuni atau pekerja yang ada di sana selama ini. Kesan eksklusif dan tertutup memang sangat terasa di lokasi kejadian, apalagi bangunan bertingkat empat tersebut memang dikelilingi pagar tinggi yang membatasi pandangan dari luar secara rapat.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, titik jatuhnya kedua korban kini telah ditandai oleh pihak kepolisian dengan lingkaran putih bernomor satu dan dua menggunakan kapur. Sebuah mobil sedan putih tampak masih terparkir rapi di halaman rumah, seolah kontras dengan tragedi maut yang baru saja terjadi di sana beberapa saat sebelumnya. Suasana di sekitar gang buntu tersebut kini terasa sunyi senyap, hanya menyisakan tanda kapur di tanah sebagai saksi bisu peristiwa tragis yang terjadi pada larut malam tersebut.
Hingga saat ini, motif di balik keputusan nekat kedua asisten rumah tangga tersebut masih menjadi teka-teki besar bagi warga maupun aparat penegak hukum. Penyelidikan mendalam tentu sangat diperlukan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding megah kos-kosan mewah tersebut sebelum insiden maut itu pecah. Masyarakat sekitar berharap agar kasus ini segera menemui titik terang agar tidak menimbulkan spekulasi liar yang meresahkan di tengah ketenangan warga Kelurahan Benhil.