Home News Mengapa Indonesia Masih Impor LPG Meski Kaya Energi? Ini Langkah Pemerintah untuk Leppas Ketergantungan
News

Mengapa Indonesia Masih Impor LPG Meski Kaya Energi? Ini Langkah Pemerintah untuk Leppas Ketergantungan

Share
Share

Eventbogor.com – Setiap tahun, Indonesia tetap harus mendatangkan jutaan ton LPG dari luar negeri, meskipun negara ini dikenal kaya akan sumber daya energi alam.

Fakta ini memicu pertanyaan besar: kenapa kita belum juga lepas dari belenggu impor?

Apalagi kalau melihat konsumsi LPG yang terus membubung tinggi—ini bukan cuma soal kebutuhan rumah tangga, tapi juga menjadi ujian serius bagi ketahanan energi nasional.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia blak-blakan mengungkap angkanya: kebutuhan nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun.

Namun, produksi dalam negeri baru sanggup memenuhi sekitar 1,6 hingga 1,7 juta ton saja.

Sisanya? Harus dibeli dari negara lain, dan itu artinya keluar uang miliaran rupiah setiap tahun hanya untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga dan industri kecil.

Akar masalahnya ternyata bisa dilacak ke kebijakan lama, tepatnya saat pemerintah melakukan konversi minyak tanah ke LPG puluhan tahun silam.

Kebijakan itu memang sukses membuat masyarakat beralih ke energi yang lebih bersih, tapi sayangnya tidak diikuti dengan peningkatan kapasitas produksi LPG lokal.

Hasilnya, ketergantungan impor justru melekat seperti bayangan yang sulit dilepaskan.

Bahlil mengaku timnya hampir tiap malam begadang memikirkan solusi, menggali potensi dari mana pun sumber LPG bisa didapat.

BACA JUGA :  Bahlil Lahadalia Jadi Ketua Dewan Pembina Pemuda Masjid Dunia
Share

Explore more

News

Rupiah Melemah, Pemerintah Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kokoh

Eventbogor.com – Pemerintah terus menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meskipun rupiah mengalami tekanan di tengah gejolak pasar global. Meski nilai tukar...

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    News

    Pemerintah Optimistis Target Pertumbuhan 5,7 Persen Tercapai di Kuartal II-2026

    Eventbogor.com – Pemerintah masih percaya diri bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7...

    News

    Tuntutan Korupsi Kredit Sritex Picu Debat: Apakah Kredit Macet Langsung Bisa Disebut Kerugian Negara?

    Eventbogor.com – Tuntutan hukuman 16 tahun penjara terhadap tiga mantan petinggi Sritex...

    News

    Bank Indonesia Perkuat Intervensi untuk Tahan Gempuran Gejolak Global

    Eventbogor.com – Ketegangan geopolitik yang terus memanas, terutama di kawasan Timur Tengah,...

    News

    Ahmad Fikri Assegaf Pimpin PERADI RBA, Wujudkan Transformasi Advokat Modern Era Digital

    Eventbogor.com – Musyawarah Nasional IV PERADI RBA yang digelar di Jakarta pada...