Eventbogor.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini berada dalam sorotan tajam akibat sejumlah dugaan pelanggaran serius.

Program Makan Bergizi Gratis yang seharusnya menjadi solusi utama peningkatan gizi masyarakat justru terancam kehilangan kepercayaan publik di tengah laporan kondisi dapur SPPG yang tidak layak.

Dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan MBG di Cigudeg mencakup aspek higienitas, keamanan pangan, hingga legalitas operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Kajian Strategis Transparansi dan Reformasi mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan inspeksi mendadak untuk mengungkap kondisi sebenarnya di lapangan.

Sidak dianggap penting untuk memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai standar nasional dan tidak membahayakan kesehatan masyarakat.

Sejumlah laporan dari warga setempat mengungkap adanya dugaan kasus keracunan makanan yang didistribusikan melalui program ini.

Kondisi dapur SPPG disebut jauh dari standar higienis, dengan fasilitas yang tidak memadai dan proses pengolahan makanan yang tidak sesuai protokol keamanan pangan.

Temuan ini memicu kekhawatiran serius, terutama karena program ini menyasar anak-anak dan kelompok rentan yang sangat bergantung pada asupan bergizi harian.

Nurdin Ruhendi, Direktur LBH dan Kajian Strategis, menegaskan bahwa kesehatan generasi muda tidak boleh dikorbankan demi kelalaian atau praktik tidak transparan dalam program strategis nasional.

BACA JUGA :  Dua Benda Diduga Granat Ditemukan di Kebun Cigudeg Bogor, Warga Heboh

Ia menilai, jika tidak segera ditangani, pelanggaran dalam pelaksanaan MBG bisa menghambat pencapaian target Indonesia Emas 2045.