Home News Panen Jagung Hibrida di Tenjo: Polri dan Warga Bogor Perkuat Ketahanan Pangan
News

Panen Jagung Hibrida di Tenjo: Polri dan Warga Bogor Perkuat Ketahanan Pangan

Share
Share

EventBogor.com – Senin (16/3/2026), di tengah hamparan hijau Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, aroma semangat gotong royong tercium kuat. Polsek Tenjo bersama Pemerintah Desa Babakan baru saja merayakan panen raya jagung hibrida. Lebih dari sekadar panen, ini adalah wujud nyata kolaborasi, ketahanan pangan, dan harapan bagi masa depan yang lebih baik.

Menghidupkan Lahan Tidur, Membangun Harapan

Bayangkan, lahan seluas 2 hektare yang dulunya mungkin hanya ditumbuhi ilalang, kini berubah menjadi ladang jagung subur. Inilah buah dari program ketahanan pangan yang digagas Polri, memanfaatkan lahan milik Perhutani yang sebelumnya kurang produktif. Kapolsek Tenjo, Iptu Hendrik, dengan bangga menjelaskan bahwa program ini bukan hanya soal panen, tapi juga tentang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kenapa ini penting sekarang? Di tengah tantangan ekonomi global dan isu ketersediaan pangan, inisiatif seperti ini menjadi sangat krusial. Kita semua merasakan bagaimana harga kebutuhan pokok bisa naik sewaktu-waktu. Program ini adalah tameng, upaya konkret untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil dan terjangkau bagi warga Bogor.

Gotong Royong: Kunci Sukses Ketahanan Pangan

Panen raya ini bukan hanya kerja polisi dan pemerintah desa. Bhabinkamtibmas, kelompok tani, dan masyarakat sekitar turut serta. Ini adalah bukti nyata bahwa ketika semua elemen bersatu, hasil yang luar biasa bisa diraih. Mereka bahu-membahu, berbagi ilmu, dan saling menyemangati. Sebuah pemandangan yang mengharukan, bukan?

BACA JUGA :  Rumah Tangga Lansia di Bekasi Jadi Saksi Bisu Perampokan Sadis, Nyawa Melayang

Apa Artinya Bagi Kantong Anda?

Hasil panen jagung ini akan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebagian akan disalurkan untuk kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), program yang sangat bermanfaat bagi anak-anak. Ini berarti, anak-anak kita mendapatkan asupan gizi yang lebih baik. Sisanya, akan membantu menjaga pasokan komoditas jagung di pasaran. Dampaknya? Harga bahan makanan bisa lebih stabil, dan kita semua bisa lebih tenang menghadapi fluktuasi harga.

Share

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    News

    Ambisi PLTS 100 Gigawatt: Jalan Cepat Indonesia Tinggalkan Diesel

    Eventbogor.com – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mendorong percepatan pembangunan...

    News

    Ketika Perang Timur Tengah Buka Mata Barat soal Ketergantungan pada Tiongkok di Sektor Energi Bersih

    Eventbogor.com – Konflik yang kembali memanas di Timur Tengah bukan cuma bikin...

    News

    Harga Minyakita Naik Meski Stok Nasional Aman, Ini Penyebabnya Menurut Pemerintah

    Eventbogor.com – Mengapa harga Minyakita melonjak di tengah klaim pemerintah bahwa stok...

    News

    KPK Selidiki Dugaan Suap di Balik Maraknya Rokok Ilegal dan Celah Pengawasan Cukai

    Eventbogor.com – KPK kini tengah menggali lebih dalam dugaan praktik suap yang...