Eventbogor.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat tengah menyiapkan repositori data pariwisata sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem pengelolaan sektor wisata di provinsi ini.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa kebijakan dan program pengembangan pariwisata didasarkan pada data yang akurat, terintegrasi, dan dapat diakses secara transparan.
Repositori data pariwisata akan menjadi pusat informasi terpadu yang mencakup kunjungan wisatawan, potensi destinasi, infrastruktur pendukung, hingga tren perilaku wisatawan di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Dengan sistem ini, pemerintah daerah diharapkan dapat merancang inisiatif promosi, pemeliharaan destinasi, dan investasi infrastruktur secara lebih tepat sasaran.
Integrasi data juga akan mempermudah kolaborasi antarinstansi, akademisi, serta pelaku industri pariwisata dalam melakukan riset dan pengembangan inovasi berbasis kebutuhan lapangan.
Menurut Kepala Disparbud Jawa Barat, repositori ini akan diperbarui secara berkala dan dibuka untuk publik dengan tetap menjaga aspek privasi dan keamanan data.
Pengelolaan data pariwisata yang sistematis dinilai semakin penting seiring dengan meningkatnya minat wisatawan domestik maupun mancanegara terhadap destinasi di Jawa Barat.
Langkah ini juga selaras dengan arah kebijakan nasional yang mendorong transformasi digital di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Repositori data diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh menghadapi perubahan.
Pemerintah provinsi menargetkan repositori ini mulai beroperasi penuh pada pertengahan 2026 sebagai bagian dari roadmap digitalisasi sektor pariwisata Jabar.
