Home News Transaksi Kendaraan Listrik Jakarta Meroket 6 Kali Lipat, Dampak Harga BBM Melambung
News

Transaksi Kendaraan Listrik Jakarta Meroket 6 Kali Lipat, Dampak Harga BBM Melambung

Share
Share

Eventbogor.com – Tren penggunaan kendaraan listrik di ibu kota ternyata bukan cuma isapan jempol belaka di awal tahun 2026 ini. PLN Unit Induk Daerah (UID) Jakarta Raya membeberkan data mengejutkan soal lonjakan transaksi Electric Vehicle (EV) yang mencapai enam kali lipat hanya dalam tiga bulan pertama. Fenomena ini muncul tepat saat masyarakat mulai merasa tercekik dengan melambungnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat ketegangan geopolitik global yang kian memanas.

Situasi pelik di Selat Hormuz yang melibatkan konflik antara pihak Amerika Serikat serta Israel melawan Iran memang berdampak langsung ke dompet pengguna kendaraan konvensional. Tak heran jika banyak warga Jakarta yang akhirnya memilih untuk tidak lagi bergantung pada bensin dan mulai beralih ke tenaga setrum yang jauh lebih hemat. General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengonfirmasi bahwa pergeseran gaya hidup ini terasa sangat masif di tengah ketidakpastian harga energi dunia.

Dalam acara Kartini Smart Energy Class yang digelar di Kantor TP PKK DKI Jakarta pada Senin, 27 April 2026, Andy menjelaskan betapa pesatnya pertumbuhan pasar EV tersebut. Ia menyebutkan bahwa angka transaksi penggunaan kendaraan listrik sudah melonjak berkali-kali lipat dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Andy bahkan merasa optimis bahwa tren positif ini tidak akan berhenti di triwulan pertama saja, melainkan bakal terus merangkak naik secara signifikan hingga akhir tahun nanti.

BACA JUGA :  Jabodetabek Siaga Hujan: Waspada Banjir dan Longsor, Kamis 12 Februari 2026

Proyeksi untuk sisa tahun 2026 pun terlihat sangat cerah bagi ekosistem kendaraan ramah lingkungan di tanah air. Pihak PLN memperkirakan ledakan transaksi bisa menyentuh angka delapan kali lipat pada penghujung tahun nanti jika minat masyarakat tetap konsisten. Lonjakan ini pun berimbas manis pada sektor bisnis pendukung, di mana permohonan kemitraan untuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga ikutan banjir peminat dari para investor lokal.

Andy menekankan bahwa saat ini adalah momen emas bagi para pelaku usaha untuk melirik investasi di bidang infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik. Menurutnya, bisnis SPKLU sudah menjelma menjadi sektor yang sangat menjanjikan dengan prospek keuntungan jangka panjang yang sangat jelas. Di sisi lain, ia juga tetap mengimbau para pemilik mobil listrik untuk memaksimalkan fasilitas pengisian daya di rumah masing-masing demi menjaga efisiensi dan kenyamanan mobilisasi harian.

Share

Explore more

Event

Hore! Naik MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di Hari Angkutan Nasional 24 April 2026

Eventbogor.com – Warga Jakarta punya alasan ekstra buat tersenyum lebar pada Jumat, 24 April 2026 mendatang. Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja...

Related Articles
News

Atasi Banjir dan Macet, Jakarta Resmi Gandeng Shenzhen Tiongkok Jadi Sister City

Eventbogor.com – Langkah strategis baru saja diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan...

News

Manajer Kursus Bahasa Inggris Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Pengancaman Bocah 7 Tahun

Eventbogor.com – Kasus dugaan intimidasi yang menimpa anak di bawah umur kembali...

News

Terkuak dalam Rekonstruksi, Ini Motif di Balik Kasus Pembunuhan Wanita di Serpong Utara

Eventbogor.com – Fakta-fakta mengenai kasus pembunuhan seorang wanita di Serpong Utara akhirnya...

News

Jadwal dan Lokasi Lengkap Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini Kamis 23 April 2026

Eventbogor.com – Mau urus perpanjangan SIM tapi malas datang ke kantor Satpas?...