Eventbogor.com – Satu orang berhasil diamankan oleh aparat setelah suara tembakan terdengar dalam acara resmi yang digelar di kompleks Gedung Putih, Washington.
Otoritas penegak hukum masih terus menilai situasi, termasuk potensi ancaman lanjutan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut.
Presiden Amerika Serikat saat itu langsung dievakuasi sesuai protokol darurat oleh Secret Service, bersama dengan Wakil Presiden JD Vance.
Langkah cepat ini merupakan bagian dari prosedur standar untuk melindungi pejabat tinggi negara ketika menghadapi situasi genting.
Suara tembakan yang tiba-tiba muncul di tengah acara bersama para jurnalis memicu kepanikan sejenak, meski respons keamanan berlangsung sangat terkoordinasi.
Juru Bicara Dinas Rahasia AS, Anthony Guglielmi, membenarkan bahwa satu individu telah ditahan, namun identitas dan motif pelaku belum diungkap ke publik.
Investigasi masih berlangsung intensif, dan pihak berwenang enggan berspekulasi sebelum seluruh bukti dikumpulkan secara menyeluruh.
Meski suasana sempat tegang, Presiden dilaporkan tetap tenang dan bahkan memberi saran agar acara bisa dilanjutkan usai situasi dinilai aman.
Dalam unggahan di Truth Social, ia mengakui bahwa malam itu berjalan sangat berbeda dari rencana awal, tapi menekankan pentingnya melanjutkan aktivitas normal jika memungkinkan.
Namun, keputusan akhir ada di tangan tim keamanan, yang memilih untuk menghentikan acara demi menjaga keselamatan semua pihak.