Eventbogor.com –

Bamboo Expo 2026 yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi wadah strategis untuk memperkuat posisi bambu sebagai material konstruksi masa depan yang berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya global dalam mengintegrasikan bahan alami ramah lingkungan ke dalam arsitektur dan teknologi bangunan modern.

Acara berlangsung di Kampus Ganesha, Bandung, dan menampilkan berbagai inovasi berbasis bambu dari mahasiswa, peneliti, serta pelaku industri dari seluruh Indonesia.

ITB menekankan pentingnya pemanfaatan bambu tidak hanya sebagai solusi ekologis, tetapi juga sebagai pendorong ekonomi lokal berbasis sumber daya hayati.

Bamboo Expo 2026 mengusung tema besar pengembangan material alami untuk menjawab tantangan perubahan iklim dan krisis bahan bangunan konvensional.

Pameran ini menampilkan prototipe rumah tahan gempa, jembatan mini, furnitur modular, hingga material komposit berbasis bambu yang telah melalui uji laboratorium standar nasional.

Setiap instalasi dipamerkan dengan pendekatan edukatif, memungkinkan pengunjung memahami proses pengolahan bambu dari hulu hingga hilir.

Rektor ITB menyatakan bahwa bambu memiliki kekuatan tarik yang setara dengan baja dan lebih cepat regenerasi dibanding kayu, menjadikannya alternatif ideal di masa depan.

Pihak kampus juga menjalin kolaborasi dengan komunitas petani bambu dari Jawa Barat dan Bali untuk memastikan rantai pasok yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Hari Menabung Sedunia: Bukan Cuma Soal Celengan, Tapi Soal Masa Depan