Home Event Istilah-Istilah dalam Dunia Event yang Wajib Kamu Ketahui!
Event

Istilah-Istilah dalam Dunia Event yang Wajib Kamu Ketahui!

Share
Istilah-istilah dalam dunia event
Istilah-istilah dalam dunia event
Share

Eventbogor.com – Dunia event memiliki bahasa dan istilah teknisnya sendiri. Jika kamu bekerja di bidang event organizer (EO), venue, entertainment, atau baru terjun ke industri ini, memahami istilah-istilah tersebut sangat penting agar komunikasi berjalan lancar dan eksekusi acara lebih profesional.

Apa Itu Istilah dalam Dunia Event?

Istilah dalam dunia event mencakup kata-kata khusus yang digunakan untuk mendeskripsikan proses produksi, persiapan, teknis, rundown, peralatan, hingga pekerjaan tim. Artikel ini membahas secara lengkap istilah yang paling sering digunakan beserta penjelasan detail dan contohnya.

1. Istilah Dasar dalam Event

1. Brief

Dokumen atau penjelasan awal dari klien yang berisi kebutuhan acara, tujuan, target audiens, dan output yang diharapkan. Brief menjadi acuan utama EO dalam membuat konsep.

2. Rundown

Urutan acara yang berisi jam, aktivitas, pengisi acara, dan detail setiap sesi. Rundown menjadi “tulang punggung” jalannya event.

BACA JUGA :  Hari Standar Dunia: Momen Menghargai Pentingnya Standarisasi untuk Kehidupan Modern

3. Timeline

Jadwal pekerjaan dari persiapan hingga pelaksanaan. Berbeda dengan rundown, timeline fokus pada proses sebelum hari-H.

4. Venue

Tempat berlangsungnya event, baik indoor maupun outdoor. Contoh: ballroom hotel, gedung serbaguna, lapangan, rooftop.

5. Technical Meeting (TM)

Pertemuan antara semua pihak terkait (EO, vendor, talent, venue, sponsor) untuk memastikan teknis acara sesuai rencana.

6. Talent

Orang yang tampil atau mengisi acara, seperti MC, band, penari, keynote speaker, dll.

7. Liaison Officer (LO)

Orang yang bertugas mendampingi talent, tamu VIP, atau narasumber. LO bertanggung jawab memastikan semua kebutuhan mereka terpenuhi.

2. Istilah Produksi Event

8. Produksi

Bagian yang menangani semua hal teknis seperti panggung, lighting, sound system, backdrop, dekorasi, dan multimedia.

9. Load In

Proses pemasukan peralatan ke venue sebelum pengerjaan. Biasanya dilakukan jauh sebelum acara dimulai.

10. Build Up

Proses pemasangan atau perakitan seperti panggung, backdrop, LED screen, dan instalasi sound system.

11. Sound Check

Pengecekan suara untuk memastikan kualitas audio stabil. MC, penyanyi, atau band melakukan mic test sebelum acara.

12. Rehearsal

Latihan sebelum acara dimulai, termasuk simulasi rundown, pergantian scene, dan testing performance.

13. Run-Through

Gladi bersih yang menjalankan seluruh urutan acara seperti saat hari-H.

14. Show Calling

Orang yang memberi cue atau aba-aba saat acara berlangsung. Tugasnya memastikan semua bagian berjalan tepat waktu.

15. Cue

Instruksi atau tanda untuk melakukan tindakan teknis, seperti “cue lighting”, “cue music”, atau “cue talent masuk”.

16. Breakdown

Pembongkaran peralatan setelah acara selesai.

17. Load Out

Proses mengeluarkan peralatan dari venue setelah acara selesai.

3. Istilah Teknis dalam Event

18. Stage

Panggung tempat performer tampil atau kegiatan utama berlangsung.

19. Backdrop

Background atau latar belakang panggung berupa printed banner, LED wall, atau dekorasi.

BACA JUGA :  Hari Seniman Internasional: Kenapa 25 Oktober Wajib Dirayain

20. LED Wall

Layar besar berbasis panel LED yang menampilkan visual, video, atau presentasi.

21. Lighting

Sistem pencahayaan. Beberapa jenis lighting dalam event:

  • PAR LED – cahaya statis untuk warna dekorasi.
  • Moving Head – lampu bergerak untuk efek dinamis.
  • Spotlight – fokus pada satu objek.

22. Sound System

Perangkat audio seperti speaker, mixer, microphone, dan amplifier.

23. Genset

Generator cadangan untuk memastikan listrik tetap stabil selama event.

24. Rigging

Struktur penyangga untuk lighting, LED, atau dekorasi besar.

25. FOH (Front of House)

Area tempat operator sound, lighting, dan multimedia mengontrol sistem teknis.

4. Istilah dalam Manajemen Acara

26. Pre-Event

Fase persiapan: merancang konsep, meeting klien, membuat proposal, mem-booking venue, dan koordinasi vendor.

27. On-Event

Fase pelaksanaan pada hari-H: eksekusi rundown, koordinasi tim, monitoring acara.

28. Post-Event

Fase setelah acara: pengembalian barang, laporan, evaluasi, dan dokumentasi.

29. Event Flow

Alur pergerakan peserta atau penonton: mulai masuk, registrasi, aktivitas, hingga keluar.

30. Gate

Pintu masuk atau area check-in untuk peserta.

31. Crowd Control

Tindakan pengaturan keramaian agar event berjalan aman dan tertib.

32. Security

Tim keamanan yang memastikan tidak ada gangguan, pengawasan barang, dan kontrol tamu.

33. Emergency Plan

Rencana penanganan darurat seperti pemadaman listrik, cuaca buruk, atau kondisi medis.

5. Istilah Marketing & Sponsorship

34. Media Partner

Pihak media (online/offline) yang membantu mempromosikan event.

35. Sponsorship Deck

Dokumen presentasi untuk menawarkan kerja sama kepada sponsor. Berisi benefit, paket sponsorship, dan profil event.

36. Booth

Stan atau tempat sponsor melakukan aktivitas promosi di venue.

37. Merchandising

Produk march seperti kaos, totebag, lanyard, atau souvenir event.

38. Ticketing

Proses penjualan tiket, baik online maupun offline.

6. Istilah dalam Event Digital & Hybrid

39. Live Streaming

Siarkan acara secara real-time melalui platform seperti YouTube, TikTok, Instagram, atau aplikasi event.

40. Virtual Stage

Panggung digital berbasis teknologi 3D/CGI untuk event online.

41. Moderator

Pengarah diskusi dalam webinar atau hybrid event.

42. Breakout Room

Ruang diskusi kecil dalam platform virtual seperti Zoom.

43. Engagement Tools

Fitur interaksi seperti polling, Q&A, chat live, atau gamification.

7. Istilah Penting Lainnya

44. BEO (Banquet Event Order)

Dokumen resmi dari venue yang berisi detail teknis event seperti menu, setup ruangan, jumlah kursi, layout, dan kebutuhan lainnya.

45. Capacity

Kapasitas maksimal ruangan agar event tetap aman dan nyaman.

46. Hospitality

Layanan untuk tamu VIP, talent, atau klien selama event berlangsung.

47. Scenography

Desain panggung dan visual yang membentuk identitas event.

48. Key Visual

Elemen desain utama yang menjadi identitas visual event.

Kesimpulan

Industri event memiliki banyak istilah teknis yang mungkin terdengar asing bagi pemula. Dengan memahami istilah-istilah di atas, kamu dapat berkomunikasi lebih efektif, bekerja lebih profesional, dan memastikan event berjalan lebih lancar.

Semoga daftar istilah lengkap ini membantu kamu semakin percaya diri dalam dunia event, baik untuk kebutuhan kerja, EO, ataupun perencanaan acara pribadi.

Share
Written by
Deddy Prasetyo

Suka coding, nge-blog, dan traveling. Selalu antusias belajar hal baru dari teknologi dan inspirasi dari perjalanan. Senang berbagi pengalaman lewat tulisan dan petualangan.

Explore more

Tekno

April, Samsung Galaxy A37 & A57: Gebrakan Baru untuk ‘Si Tengah’?

EventBogor.com – Kabar gembira bagi para penggemar gadget! Samsung dikabarkan akan meluncurkan dua amunisi anyar dari lini Galaxy A, yaitu A37 dan A57,...

Related Articles
event production
Event

Build Up, Load In, dan Load Out: Istilah Penting dalam Produksi Event

Eventbogor.com – Dalam dunia produksi event, ada tiga istilah yang wajib dipahami...

stage manager
Event

Apa Itu Stage Manager dalam Event? Tugas, Peran, dan Skill yang Dibutuhkan

Stage Manager adalah orang yang bertanggung jawab penuh terhadap kondisi panggung (stage)...

Jobdesk Event
Event

Apa Itu Jobdesk dalam Event? Penjelasan Lengkap untuk EO Pemula hingga Profesional

Eventbogor.com – Jobdesk dalam event adalah pembagian tugas dan tanggung jawab yang...

liaison officer
Event

Tugas LO dalam Event: Pengertian, Peran, dan Jobdesk Lengkap

LO (Liaison Officer) adalah salah satu posisi yang sangat penting dalam dunia...