EventBogor.com – Kabar gembira datang dari ranah musik alternatif Indonesia. Band emo/rock asal Bali, Settle, kembali menggebrak dengan merilis single kedua mereka yang berjudul ‘MDF,D’. Single ini bukan hanya sekadar lagu, melainkan pintu gerbang menuju mini album terbaru mereka yang sangat dinanti, ‘I Lost Track of the Things I’ve Ever Known’. Rilisan ini menjadi bukti konsistensi Settle dalam menghadirkan karya-karya yang kaya akan makna dan emosi, sekaligus mengukuhkan posisi mereka di industri musik tanah air.
Setelah sukses dengan single pertama ‘SHIV3R’ yang menggugah emosi, Settle kini membawa kita menyelami lebih dalam ke dalam labirin perasaan manusia. ‘MDF,D’ menawarkan pengalaman yang berbeda, dengan eksplorasi tema yang lebih personal dan reflektif. Judulnya sendiri, ‘MDF,D’, merupakan singkatan dari ‘My Dearest Friend, Diazepam’. Pemilihan kata ini bukanlah tanpa alasan, melainkan sebuah metafora yang kuat tentang kebutuhan akan ketenangan di tengah gejolak kecemasan yang kerap menghantui.
Menyelami Lebih Dalam Makna di Balik ‘MDF,D’
Lagu ‘MDF,D’ mengajak pendengarnya untuk merenungi perjuangan batin seseorang yang terjaga di tengah malam, bergelut dengan rasa takut dan kelelahan mental. Sosok ini berusaha keras untuk tetap bertahan, menanti datangnya fajar yang membawa harapan baru. Namun, yang menarik, Settle memilih untuk mengemas tema yang cukup kelam ini dengan aransemen musik yang relatif upbeat. Kontras ini sengaja diciptakan untuk memberikan efek yang lebih mendalam, merepresentasikan bagaimana seseorang bisa terlihat baik-baik saja di luar, sementara di dalam dirinya sedang terjadi pergolakan batin yang hebat.
Pendekatan ini sangat menarik dan membuat ‘MDF,D’ terasa lebih kompleks. Musik yang ceria seolah menjadi topeng yang menutupi luka dan kecemasan, menciptakan pengalaman mendengarkan yang unik dan provokatif. Kita diajak untuk tidak hanya merasakan kesedihan, tetapi juga kekuatan untuk tetap berdiri teguh di tengah badai kehidupan. Ini adalah pesan yang kuat, terutama di era di mana masalah kesehatan mental semakin mendapat perhatian.