EventBogor.com – Kabar tak sedap kembali menerpa Kabupaten Bogor. Program bantuan beras untuk masyarakat miskin yang seharusnya meringankan beban, justru ternoda oleh praktik pungutan liar (pungli). Aktivis sosial, Nurdin Ruhendi, mengungkap adanya oknum tak bertanggung jawab yang tega memeras Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Modus Operandi yang Merugikan
Bayangkan, Anda adalah salah satu warga yang berhak menerima bantuan beras. Senyum merekah membayangkan sedikit keringanan beban hidup. Namun, bukannya gratis, Anda malah dipaksa membayar sejumlah uang. Alasannya beragam: ongkos transportasi, biaya administrasi, bahkan alasan yang mengada-ada. Miris, bukan?